
Para akademisi dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sulawesi Tenggara menekankan pentingnya kerja sama dalam meningkatkan aktivitas fisik demi menjalani pola hidup sehat.
Dalam sebuah diskusi yang digelar baru-baru ini, mereka menggarisbawahi bahwa aktivitas fisik yang teratur bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan jasmani, tetapi juga mental. Sinergi antara berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, komunitas, hingga masyarakat umum, dianggap krusial untuk mewujudkan gaya hidup aktif.
Menurut para ahli, aktivitas fisik seperti berjalan kaki, bersepeda, atau olahraga ringan lainnya sudah cukup untuk memberikan dampak positif jika dilakukan secara konsisten. Namun, tantangan utama adalah menciptakan lingkungan yang mendukung, termasuk kebijakan publik dan fasilitas yang ramah aktivitas.
Kolaborasi antara Unesa dan ISNU Sultra diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain untuk membudayakan gerakan fisik. Mereka juga mendorong pemanfaatan teknologi dan media sosial untuk menyebarkan informasi serta motivasi berolahraga.
Dengan sinergi yang kuat, target peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui aktivitas fisik bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata menuju Indonesia yang lebih bugar dan produktif.