
Sebuah riset terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan mengonsumsi minuman dalam suhu yang sangat panas dapat meningkatkan risiko terkena kanker kerongkongan. Temuan ini menjadi perhatian serius bagi para penikmat minuman hangat.
Hasil Studi yang Mengkhawatirkan
Para peneliti menemukan bahwa cairan yang terlalu panas dapat merusak jaringan halus di kerongkongan. Kerusakan berulang ini diduga memicu pertumbuhan sel abnormal yang berujung pada kanker.
Mekanisme Risiko
Suhu ekstrem dari minuman panas menyebabkan iritasi kronis pada lapisan kerongkongan. Jika terjadi terus-menerus, proses perbaikan sel bisa terganggu dan memicu mutasi genetik.
- Minuman dengan suhu di atas 65°C dianggap berbahaya
- Risiko meningkat seiring frekuensi konsumsi
- Kebiasaan minum teh atau kopi panas perlu diwaspadai
Meski demikian, para ahli menekankan bahwa faktor risiko lain seperti merokok dan konsumsi alkohol juga berperan besar. Oleh karena itu, disarankan untuk membiarkan minuman sedikit mendingin sebelum dikonsumsi.