
Sebanyak 30 siswa dan 2 orang guru di Madiun diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG). Insiden ini menimbulkan kekhawatiran dan menjadi perhatian Dinas Pendidikan setempat.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, melalui keterangan resminya, membenarkan kejadian tersebut. Para siswa dan guru dilaporkan mengeluhkan gejala mual, pusing, dan beberapa di antaranya bahkan muntah-muntah. Dugaan sementara, keracunan ini disebabkan oleh makanan yang dibagikan dalam program MBG.
“Mereka mengeluh mual dan pusing setelah mengonsumsi makanan tersebut,” ujar perwakilan Disdik. Pihaknya saat ini masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti keracunan dan jenis makanan apa yang menjadi pemicunya.
Korban yang mengalami gejala ringan telah diberikan penanganan medis awal di sekolah. Sementara itu, sebagian siswa yang gejalanya lebih berat dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas dan keamanan pangan dalam program penyediaan makanan bergizi bagi anak sekolah. Dinas Pendidikan berjanji akan mengevaluasi dan memperketat prosedur penyediaan makanan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.