
Seorang pria di Vietnam mengalami dua kali serangan stroke hanya dalam kurun waktu enam bulan. Penyebabnya adalah keputusannya untuk menghentikan pengobatan tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Menurut laporan dari Vietnam.vn, pasien tersebut menghentikan sendiri obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Tindakan ini berakibat fatal karena meningkatkan risiko stroke secara drastis. Dalam waktu singkat, ia harus dirawat di rumah sakit dua kali akibat kondisi yang sama.
Para ahli menekankan pentingnya kepatuhan berobat. Menghentikan pengobatan tanpa arahan medis dapat memicu komplikasi serius, termasuk stroke berulang. Mereka mengingatkan pasien untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum melakukan perubahan apa pun pada terapi mereka.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa pengobatan mandiri dapat membahayakan nyawa. Pasien dengan kondisi kronis sangat dianjurkan untuk mengikuti petunjuk dokter demi mencegah dampak yang lebih parah.