
Kanker usus besar merupakan salah satu jenis kanker yang cukup umum terjadi, namun sering kali gejalanya tidak disadari oleh penderitanya. Banyak orang baru memeriksakan diri ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda awal yang mungkin muncul.
Apa Saja Gejala yang Perlu Diperhatikan?
Berikut adalah tujuh gejala kanker usus besar yang jarang disadari, namun perlu diwaspadai:
- Perubahan kebiasaan buang air besar – Misalnya, diare atau sembelit yang berlangsung lebih dari beberapa hari, atau sensasi tidak tuntas setelah buang air besar.
- Darah pada feses – Darah bisa berwarna merah terang atau lebih gelap, dan sering disalahartikan sebagai wasir.
- Nyeri atau kram perut yang terus-menerus – Rasa tidak nyaman di perut bagian bawah yang tidak kunjung hilang.
- Penurunan berat badan tanpa sebab jelas – Berat badan turun drastis meski tidak sedang diet atau berolahraga.
- Kelelahan yang berkepanjangan – Rasa lelah yang tidak hilang meski sudah istirahat cukup, bisa jadi akibat anemia karena perdarahan dalam.
- Perut kembung atau terasa penuh – Sensasi begah atau penuh di perut yang tidak biasa.
- Mual dan muntah – Terutama jika disertai gejala lain seperti nyeri perut atau perubahan BAB.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas selama lebih dari dua minggu, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan seperti kolonoskopi untuk memastikan diagnosis.
Jangan menunggu hingga gejala semakin parah. Kanker usus besar bisa diobati dengan lebih efektif jika ditemukan pada tahap awal. Jaga pola makan sehat, rutin berolahraga, dan lakukan skrining secara berkala, terutama jika Anda memiliki faktor risiko seperti usia di atas 50 tahun atau riwayat keluarga dengan kanker usus.