6.622 Warga Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan

Home blog 6.622 Warga Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan
6.622 Warga Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan
6.622 Warga Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan

Sebanyak 6.622 penduduk Kota Pekanbaru dilaporkan terdampak langsung oleh kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi ini memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga serangan asma.

Dinas Kesehatan setempat mencatat bahwa mayoritas warga yang terkena dampak adalah kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki riwayat penyakit paru. Kabut asap yang pekat telah menyelimuti wilayah Pekanbaru selama beberapa hari terakhir, mengakibatkan jarak pandang menurun drastis dan kualitas udara memburuk.

Dampak Kesehatan yang Dominan

Berdasarkan data yang dihimpun, kasus ISPA mendominasi keluhan yang masuk ke puskesmas dan rumah sakit di Pekanbaru. Selain itu, banyak juga pasien yang mengalami iritasi mata, gangguan kulit, serta eksaserbasi (kekambuhan) asma. Peningkatan jumlah pasien ini terjadi seiring dengan peningkatan konsentrasi partikel polutan di udara.

Langkah Penanganan dan Imbauan

Pemerintah kota bersama dinas terkait terus melakukan upaya penanganan, termasuk pembagian masker gratis kepada masyarakat dan penyediaan posko kesehatan di titik-titik strategis. Warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, menutup rapat pintu dan jendela rumah, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala gangguan pernapasan.

Sementara itu, upaya pemadaman karhutla masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai instansi. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena selain melanggar hukum, praktik ini sangat merugikan kesehatan dan lingkungan.