31 Pendaki Gunung Bawakaraeng Sulsel Dievakuasi Akibat Hipotermia, Asma, dan Cedera Kaki

Home blog 31 Pendaki Gunung Bawakaraeng Sulsel Dievakuasi Akibat Hipotermia, Asma, dan Cedera Kaki
31 Pendaki Gunung Bawakaraeng Sulsel Dievakuasi Akibat Hipotermia, Asma, dan Cedera Kaki
31 Pendaki Gunung Bawakaraeng Sulsel Dievakuasi Akibat Hipotermia, Asma, dan Cedera Kaki

Sebanyak 31 pendaki yang sebelumnya dilaporkan terjebak di Gunung Bawakaraeng, Sulawesi Selatan, akhirnya berhasil dievakuasi. Tim penyelamat mengevakuasi mereka setelah mengalami berbagai kondisi medis, termasuk hipotermia, asma, dan cedera pada kaki.

Operasi penyelamatan ini berlangsung pada hari Minggu, 23 Juni 2024. Para pendaki berasal dari berbagai daerah dan tergabung dalam beberapa kelompok pendakian. Mereka mulai mendaki sejak Sabtu, 22 Juni 2024, namun cuaca buruk dan medan yang sulit membuat mereka kesulitan untuk turun.

Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan setempat dikerahkan untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena harus melewati jalur yang licin dan berbatu. Tim penyelamat menggunakan tandu dan tali untuk mengevakuasi korban yang mengalami cedera kaki.

“Kami menerima laporan pada Minggu pagi bahwa ada puluhan pendaki yang membutuhkan pertolongan. Tim kami langsung bergerak cepat ke lokasi,” ujar Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Rizal.

Dari 31 pendaki yang dievakuasi, sebanyak 12 orang mengalami hipotermia ringan, 6 orang mengalami serangan asma, dan 3 orang mengalami cedera kaki akibat terpeleset. Sisanya dalam kondisi lelah dan dehidrasi. Seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis di posko evakuasi.

Pihak berwenang mengimbau para pendaki untuk selalu mempersiapkan diri dengan matang sebelum mendaki, termasuk membawa peralatan yang memadai dan memantau prakiraan cuaca. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan pendakian,” tambah Rizal.