
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan bahwa sekitar 26 juta penduduk Indonesia hidup dengan penyakit diabetes. Angka ini menunjukkan betapa besarnya beban kesehatan yang harus ditangani di tanah air. Sebagai respons, Kemenkes memperkuat program skrining retina untuk mendeteksi dini komplikasi diabetes yang dapat menyebabkan kebutaan.
Program skrining retina ini bertujuan untuk mengidentifikasi retinopati diabetik, yaitu kerusakan pada pembuluh darah di retina yang sering terjadi pada penderita diabetes. Deteksi dini diharapkan dapat mencegah kehilangan penglihatan yang permanen. Kemenkes bekerja sama dengan berbagai fasilitas kesehatan untuk memperluas jangkauan pemeriksaan ini.
Selain skrining, Kemenkes juga menggalakkan edukasi tentang pentingnya pengelolaan diabetes yang baik, termasuk pola makan sehat, aktivitas fisik, dan kepatuhan minum obat. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan angka komplikasi diabetes dapat ditekan dan kualitas hidup penderita diabetes di Indonesia bisa meningkat.